Posts

Showing posts with the label Materi

Ringkasan Materi Aritmatika Sosial dan Pembahasan Soal-soal

Image
ilustrasi Selamat datang di Blog Fastest-Math. Blog khusus matematika yang dilengkapi dengan rumus cepat dan praktis mengerjakan soal matematika. Pada kesempatan kali ini saya akan bagikan ringkasan materi dari pokok bahasan Aritmatika sosial. Pada pokok bahasan ini akan saya berikan juga soal-soal dan pembahasan melalui video. Aritmatika sosial masuk dalam pelajaran SMP MTs kurikulum 2006 dan juga kurikulum 2013. Pada kurikulum 2013 revisi, Aritmatika Sosial masuk ke dalam materi kelas 7 semester 2. Soal-soal Aritmatika Sosial selalu keluar dalam Ujian Nasional (UN). Pada soal Ujian Nasional (UN) SMP yang menggunakan irisan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013, indikator soal yang keluar adalah: Menyelesaikan Masalah yang Berkaitan dengan Perbankan atau Koperasi  Berikut materi dasar dari Aritmatika Sosial. ARITMATIKA SOSIAL A. Jual Beli, Untung dan Rugi Untung atau Laba terjadi jika harga penjualan lebih besar daripada harga pembelian. Untung = Harga Jual - Harga Beli U = J - B Ker...

Materi dan Pembahasan Soal Teorema Pythagoras

Image
A.  Teorema Pythagoras Teorema atau Dalil Phytagoras hanya berlaku pada segitiga siku-siku, dimana kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat sisi yang lainnya. Teorema Pythagoras: �Untuk setiap segitiga siku-siku berlaku kuadrat panjang sisi miring (Hipotenusa) sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi siku-sikunya.�  Perhatikan Rumus Pythagoras berikut. Lihat Video Tutorial Materi dan Contoh Soal KLIK DISINI B.        Menghitung Panjang sisi segitiga siku-siku Contoh: 1. Pada suatu segitiga ABC siku-siku di titik A. panjang AB= 4 cm dan AC= 3 cm. Hitunglah panjang BC! Jawab: BC 2  = AC 2  + AB 2 BC 2  = 3 2  + 4 2 BC 2  = 9 + 16 BC 2  = 25 BC  = 5 cm 2. Panjang sisi siku-siku dalam segitiga siku-siku adalah 4x cm dan 3x cm. Jika panjang sisi hipotenusanya 20 cm. Tentukan nilai x. Jawab: AC 2  = AB 2  + BC 2 20 2   = (4x) 2  + (3x) 2 400  = 16x 2  + 9x 2\ 400...

Materi dan Pembahasan Soal Peluang

Image
Pada kesempatan kali ini saya akan berikan materi matematika tentang Peluang. Materi Peluang dalam masuk pada kurikulum 2006 dan juga kurikulum 2013. Dalam Ujian Nasional, materi ini juga muncul dalam soal UN. Sejak munculnya kurikulum 2013, bagi sekolah atau madrasah yang sudah menerapkan kurikulum 2013 maka ujian menggunakan irisan antara kurikulum 2006 dan kurikulum 2013. Pada tahun 2017 ini juga menggunakan materi irisan kurikulum 2006 dan kurikulum 2013. Berikut ringkasan materi tentang Peluang. A. Ruang Sampel Ruang Sampel adalah himpunan semua hasil percobaan yang mungkin terjadi. Titik Sampel adalah anggota ruang sampel Kejadian adalah himpunan bagian dari ruang sampel Contoh: Dalam melemparkan sebuah dadu bermata enam maka didapat: -Raung sampel (S) = {1, 2, 3, 4, 5, 6} -Titik Sampelnya adalah: mata dadu 1,  mata dadu 2, mata dadu 3, dst. -Kejadian, contohnya: kejadian muncul mata dadu prima ={2, 3, 5}, kejadian muncul mata dadu faktor dari 6 = {1, 2, 3, 6}, dst. Lihat...

Materi dan Pembahasan Soal Perbandingan - Matematika

Image
Materi Perbandingan dalam mata pelajaran matematika masuk pada kurikulum 2006 dan ju ga kurikulum 2013. Pada Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016/2017 materi Perbandingan diberikan pada kelas 7 (VII) semester 1 (ganjil/gasal).  Berikut ini kami berikan ringkasan atau rangkuman materi matematika tentang Perbandingan. Secara umum materi Perbandingan mencakup: 1. Skala     Skala adalah perbandingan antara jarak atau ukuranpada gambar dengan jarak yang sebenarnya. 2. Perbandingan Senilai Perbandingan senilai ad alah dua keadaan yang saling berpengaruh. Jika keadaan pertama bertambah banyak maka keadaan kedua juga bertambah banyak. Sebaliknya, jika keadaan pertama semakin kecil maka keadaan kedua juga semakin kecil. Contoh : Semakin banyak buku yang dibeli maka semakin semakin banyak uang yang harus dibayarkan. 3. Perbandingan Berbalik Nilai Perbandingan berbalik nilai adalah dua keadaan yang saling berpengaruh. Jika keadaan pertama bertambah banyak maka keadaan kedua sem...